Alasan Zidane Kembali Jadi Pelatih Real Madrid

Alasan Zidane Kembali Jadi Pelatih Real Madrid

Onlinecelebrexnoprescription.net – Zinedine Zidane pada akhirnya kembali melatih Real Madrid. Pelatih dari Prancis ini mengutarakan jika ia akan memutuskan untuk kembali melatih Real Madrid sebab ia menyukai club ini.

Real Madrid sudah menunjuk kembali Zinedine Zidane sesudah mereka dengan sah mengeluarkan Santiago Solari Selasa (12/3/2019) pagi hari WIB. Pelatih dari Prancis ini sudah diikat kontrak saat tiga tahun sampai 30 Juni 2022.

Solari dikeluarkan menyusul 2x kekalahan dari Barcelona serta didepak oleh Ajax Amsterdam dari Liga Champions. Hal tersebut nampaknya yang membuat pihak club Real Madrid berjalan cepat mendekati Zidane untuk kembali pada Madrid.

Zinedine Zidane sudah membawa Real Madrid mencapai 3x juara beruntun di Liga Champions serta sembilan trofi sebelum ia mundur pada Mei tahun kemarin. Zidane pada akhirnya akan memutuskan untuk kembali menukangi Real Madrid.

Baca Juga : Protes soal Winglet Ducati Ditolak, Dovizioso Tetap Kampiun MotoGP Qatar

“Ini ialah hari yang spesial buat kebanyakan orang,” kata Zinedine Zidane dalam jumpa persnya. “Saya begitu suka kembali pada rumah.”

“Saya tidak mempunyai suatu untuk disebutkan. Saya begitu suka dapat kembali serta saya ingin kerja untuk kembalikan club ini ke tempat yang semestinya,” katanya.

“Saya pergi sebab pergantian dibutuhkan di akhir musim kemarin, untuk kebaikan kebanyakan orang, sebab mereka sudah menang sangat banyak. Saya kembali sebab presiden menyebut saya serta saya mencintainya, serta club ini,” lanjut Zidane.

“Sesudah delapan bulan, saya begitu ingin kembali pada kursus. Di akhir musim [terakhir], saya membuat ketetapan untuk kebaikan kebanyakan orang.”

“Ini ialah tanggung jawab besar. Semua pemain di sini begitu menyukai club ini, serta saya satu kembali, saya bermain dengan lencana ini, saya memenangi beberapa hal,” katanya

Zidane pun mengutarakan jika ada kekecewaan pada musim terakhir kalinya saat melatih Real Madrid saat mereka tidak berhasil menjaga titel liga mereka atau memenangi Copa del Rey.

“Saya tidak lupa apakah yang kami menangi, tapi saya pun tidak melupakan beberapa hal jelek. Kami kehilangan LaLiga secara cepat, pun Copa del Rey. Kami memenangi Liga Champions, oke, tetapi saya ketahui dimana saya ada.”

“Saya akan memberi semuanya supaya team ini jadi lebih baik,” pungkas Zinedine Zidane.