Dua Gol dalam Empat Menit Selamatkan Manchester United dari Kekalahan

Dua Gol dalam Empat Menit Selamatkan Manchester United dari Kekalahan

Onlinecelebrexnoprescription.net – Runtutan kemenangan Manchester United garapan Ole Gunnar Soslkjaer pada akhirnya berhenti juga. Hasil imbang 2-2 kontra Burnley pada laga minggu ke-24 Premier League di Old Trafford, Rabu (30/1/2019) pagi hari WIB, ialah sebabnya.

United ketinggalan dua gol terlebih dulu lewat Ashley Barnes (51′) serta Chris Wood (81′). Akan tetapi, dalam empat menit, persisnya di menit ke-87 serta 91, Paul Pogba serta Victor Lindeloef sukses membobol gawang Burnley untuk selamatkan United dari kekalahan.

Hasil ini tidak membawa United bergerak dari tempat enam dengan perolehan 45 point. Bahkan juga, mereka sekarang ketinggalan dua angka dari Arsenal yang pada pertandingan awal mulanya menang 2-1 atas Cardiff City. Burnley, selain itu, pun ketahan di tempat ke-14.

Ole Gunnar Solskjaer masih tetap setia dengan pakem basic 4-3-3 andalannya. Akan tetapi, pelatih dari Norwegia itu membuat beberapa pergantian di formasi sebelas awalannya. Andreas Pereira diakui jadi starter di posisi tengah, sesaat Juan Manuel Mata serta Romelu Lukaku menukar Jesse Lingard serta Anthony Martial untuk jadi pendamping Marcus Rashford di posisi depan Manchester United.

Burnley, selain itu, tampil dengan format 4-4-2. Yang menarik dari sini yaitu bagaimana Sean Dyche mainkan Jeff Hendrick menjadi gelandang kanan serta Dwight McNeil disamping seberang. Cedera Aaron Lennon serta Robert Brady jadi fakta dibalik pemungutan ketetapan itu.

Manchester United yang membidik tujuh kemenangan berturut-turut di Premier League tidak menghabiskan waktu untuk kuasai laga. Dengan serangan yang dibuat perlahan-lahan dari bawah serta pressing ketat, United berusaha untuk mencekik Burnley yang dengan alami kalah jumlahnya pemain di sentra permainan.

Baca Juga : Momen Piala Presiden yang Menimbulkan Polemik

Usaha United itu berbuah kesempatan emas dari Rashford waktu pertandingan baru masuk menit ke-9. Rashford yang dapat merampas bola dari kaki pemain Burnley bekerjasama dengan Lukaku sebelum datang di kotak penalti. Akan tetapi, waktu telah tinggal bertemu dengan penjaga gawang Tom Heaton, Rashford kehilangan ketenangan serta menembak bola dengan begitu jelek hingga United gagal menang cepat.

Selesai kesempatan tidak berhasil ini, Burnley sudah sempat menggenggam kendali permainan saat sesaat. Salah satunya akhirnya ialah kans Ashley Barnes yang tidak tereksekusi dengan prima karena kesiapan Phil Jones di kotak penalti. United lihat hal tersebut menjadi satu alarm bahaya hingga langsung tingkatkan intensitas desakan kembali.

Akan tetapi, desakan United itu direspons Burnley dengan mengencangkan ikat pinggang. Burnley merapatkan jarak antarlininya hingga beberapa pemain United juga terjerat serta mesti memercayakan sepakan-sepakan spekulatif untuk mengkreasi kesempatan.

Pada terakhir set pertama United sudah sempat seringkali melepas diri dari perangkap Burnley itu serta membuat sebiji gol. Sayangnya, Paul Pogba telah terjebak offside sebelum menjebloskan bola. Dengan demikian, set pertama juga selesai dengan score kacamata.

Di set ke-2 United masih tetap menjumpai kesusahan yang sama. Burnley bisa saja kalah dari sisi tehnis tapi masalah persistensi mereka bisa diadu. Burnley juga pada akhirnya menuai buah dari usaha mereka mendesak beberapa pemain United.

Di menit ke-51, Jack Cork merampas bola dari kaki Andreas Pereira yang terima bola tanggung dari Jones. Cork lalu menyodorkan bola pada Barnes yang lari dari posisi ke-2. Melalui sepakan keras di kotak penalti, Barnes lalu membobol gawang David de Gea.

Manchester United langsung berusaha bangun sesudah gol itu. Namun, mereka tetap kesusahan membuat produk akhir berkualitas sebab beberapa pemain Burnley demikian disiplin dalam mengawal ruang final third United. Permasalahan ini coba dituntaskan Solskjaer dengan menarik keluar Andreas serta masukkan Jesse Lingard.

Masuknya Lingard membuat serangan United lebih cair serta mereka juga bertambah menguasai di final third. Salah satunya akhirnya ialah kesempatan emas Lukaku manfaatkan operan silang Ashley Young. Refleks fantastis Heaton-lah yang selanjutnya membuat United urung menyamai score.

United selalu mendobrak serta mendobrak, tapi alih-alih cetak gol, United malah kembali kebobolan melalui serangan balik Burnley. Chris Wood yang hanya dikawal oleh Young sukses menanduk bola kiriman Ashley Westwood dengan prima. De Gea juga tidak dapat melakukan perbuatan apa-apa.

Di bekas pertandingan, ‘Iblis Merah’ baru menggila. Mereka berusaha cetak gol balasan serta sukses. Lingard dijatuhkan di kotak penalti serta wasit menunjuk titik putih. Pogba yang jadi pelaksana eksekusi sukses mengalahkan Heaton.

Selang beberapa saat, giliran Victor Lindeloef yang menggetarkan jala gawang Burnley manfaatkan bola muntah hasil halauan Heaton. United juga sukses menyamai posisi serta selamat dari kekalahan. Dua gol dalam empat menit membuat United sekurang-kurangnya dapat mengamankan satu angka dari pertandingan yang susah ini.