Selain Vinales, Marc Marquez Dedikasikan Podium Kedua untuk Afridza Munandar

Selain Vinales, Marc Marquez Dedikasikan Podium Kedua untuk Afridza Munandar

Selain Vinales, Marc Marquez Dedikasikan Podium Kedua untuk Afridza Munandar

Onlinecelebrexnoprescription.net – Rider Repsol Honda, Marc Marquez memutuskan untuk mendedikasikan podium kedua yang diraihnya di MotoGP Malaysia, Minggu (03/11/19) untuk mendiang Afridza Munandar, pembalap Indonesia yang tewas dalam kecelakaan di sirkuit Sepang.

Meski start dari posisi ke-11, namun Marc Marquez berhasil merangsek ke posisi kedua. Ia hanya kalah cepat dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang sukses meraih juara di Sepang.

Meski hanya meraih posisi runner up di seri balapan MotoGP Malaysia, namun rider berjuluk The Baby Alien mengatakan mendedikasikannya kepada almarhum Afridza Munandar yang pernah bertemu dengannya.

Baca Juga : Andre Gomes Cedera, Para Pemain Everton Hampiri Ruang Ganti Tottenham Hotspur

“Kami kehilangan satu pembalap muda, Afridza Munandar. Dia adalah pembalap muda dari Indonesia dan saya mengenalnya dari Astra Honda dan kami menghabiskan banyak waktu di sana,” kata Marc Marquez, dilansir dari lamanCrash.

“Pada akhirnya Afridza kehilangan nyawanya, kita kehilangan dia, tetapi dia mengejar hasratnya dan dia berjuang dan balapan sesuai dengan passionnya yang merupakan momen terbaik. Podium kedua ini untuknya, istirahat dengan damai Afridza,” tambahnya.

Selain Marquez, Vinales selaku sang jawara juga memutuskan untuk mendedikasikan kemenangannya untuk mendiang Afridza, dan menyebut bahwa rider muda berusia 20 tahun itu merupakan salah satu pembalap favoritnya.

“Saya ingin mendedikasikan balapan ini kepada anak tersebut (Afridza) yang meninggal kemarin. Dia salah satu favorit saya di Asia Talent Cup. Rasa duka yang mendalam untuk keluarganya,” ujar Vinales usai balapan kepada MotoGP.

Sekadar informasi, Afridza Munandar meninggal dunia saat melakoni balap di Asia Talent Cup. Ia mengalami kecelakaan di tikungan 10 pada lap pertama dalam Race 1 di Sirkuit Sepang. Pebalap 20 tahun itu sempat mendapat pertolongan pertama dari tim medis di pinggir lintasan. Ia juga sempat dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter. Namun, nyawanya Afridza tidak tertolong.